Selasa, 21 November 2017

Visit to Audio Video Show 2017 - Warsaw

There were around 200s booth/demo-room available for the 3-days show at 3 different venues.
- Golden Tulip Hotel
- Raddison Blu Sobieski Hotel
- Stadion Narodowy

Frankly, for me, the 3 days event was more an audiophile than Audio-Video show. It is because of only a few exhibitor for the video segment. The expectation from this big show was to find a new projector system, home IMAX or Atmos demo for home entertainment.


This event was an audiophile heaven! There was a lot to hear from many variants of the hi-end system, from the portable player, headphone, tube-amplifier, turntable, hi-res pre-recorded (Blue-ray audio, super audio CD, vinyl record, tape-reel), smaller speaker till wardrobe size loudspeaker.

Also, It is very interesting as I found & visited two demo rooms of DIY (do it yourself) audiophile. I like DIY things. The reason is that we can build and enjoy the audiophile based on our own design and budget.

further information at
http://www.audioshow.pl/
or facebook's event
Audio Video Show 2017

Jumat, 13 Oktober 2017

What if: Tintin comic book without balloon text.

Background

- Tintin fans who like Herge's drawing style: "clear line',
- Fans mostly remember the story in detail even word by word.
- Some panels are best drawing comic and amazing scenery in clear line style.
Unfortunately, some good drawing is blocked with balloon text. Tintin Fans wish if there is Tintin book (special edition) without any balloon text. People (especially the old fans) will enjoy different experiences to explore the drawing in a new look.


A Proposal

Regarding the background, to propose a special edition Tintin book without balloon text.  Addition transparent plastic with balloon text is optional. The transparent pages are only for new readers or as needed. This plastic/transparent pages are detachable or can be changed with other languages.

For the e-book, the text will be put on a different layer from drawing/comic panels. The balloon text (in e-book) has a similar setting in DVD or Bluray which allowing audiences to set ON/OFF a subtitle during watching a video/movie.

a GIF comparison between 'with text and  'without text'


Applying & Value Added

  • e-comic, in an electronic book, is not a problem to have a feature that able to hide or unhide the text because the text is in a different layer. Hiding/Unhiding texts option will be a value added for Tintin e-book.
  • Special edition book, especially for Tintin hardcore fans who know the story of every book and want to explore the hidden picture behind balloon text. For old fans, it will be a new excitement to reread all 23 titles. It is the value added.

Requirements & Obstacles

  • For printed version (book) it may add additional cost for removable text on a transparent page. However, since this special edition for hardcore fans, text on the transparent page is not necessary.
  • Need Artist Team for drawing in blank part of the balloon text. The drawing style as close as Herge's style. Indeed, at some titles, it could be easy to re-drawing but some title has a difficult panel because many details must be drawn.
    Here is a sample of the difficulty level for adding a graphic to ex-balloon text place.













-- This article is still open for any suggestion, still adding any issues or opinions --
Syaiful Bahri

Harapan Star Trek Baru

The expectation about New Star Trek
[EN]
  1. Must be a sequel story (Star Trek Canon), NOT a prequel
  2. Exploration story from another galaxy which surrounding Milky Way
  3. No more long-winded story of war
  4. More advanced utopia civilization with new progressive idea/value/vision than Gene Roddenberry's vision
[ID]
  1. Mesti urutan ke depan (sekuel), jadi bukan prekuel
  2. Cerita eksplorasi lebih jauh lagi dari Bima Sakti, sekitar galaksi-galaksi terdekat
  3. Tidak ada cerita perang yang berkepanjangan
  4. Peradaban utopia yang lebih maju dari pada visi/ide Gene Roddenberry

Jumat, 07 Juli 2017

kiat belajar mengendara sepeda untuk dewasa

Latar Belakang

Sebagian beranggapan bahwa belajar sepeda ketika dewasa adalah hal yang sulit dilakukan. Sehingga perlu berhari-hari latihan. Namun hal itu dapat diatasi, dengan metoda yang tepat maka orang dewasa mampu belajar sepeda secara cepat dan segera. Dari pengalaman saya memberikan latihan ini, orang dewasa mampu belajar bersepeda dalam sehari atau tepatnya kurang dari 5 jam.
[English Version in my facebook]

Metode belajar bersepeda secara cepat telah saya temukan pada beberapa video di youtube. (lihat daftar link video di youtube di bawah). Semua metode memilik tahap-tahap serupa.

Tahapan Belajar Bersepeda:

A. Mengenal Sepeda dan "Berjalan" Dengan Sepeda
B. Merasakan Keseimbangan dan Menjaganya
C. Mengayuh dan Mengendarai Sepeda
Detil-detil setiap tahapan dan kebutuhannya

A. Mengenal Sepeda dan Berjalan Dengan Sepeda

  1. Setang, rem, sadel, pedal adalah bagian sepeda yang perlu dipahami oleh pemula.
  2. Membiasakan bereaksi dengan rem.
    hal yang penting diingatkan kepada pemula untuk selalu meletakkan jarinya pada tuas rem di setang. Mencoba mengerem dengan berbagai tingkat kekuatan, dari yang lembut untuk memperlambat laju sepeda hingga mengerem yang kuat untuk memberhentikan sepeda dengan segera. 
  3. Berjalan dengan sepeda.
    Yup, benar "berjalan dengan sepeda' ini adalah tahap pengenalan penting bagi pemula jika pemula sudah dapat mendorong sepeda dengan nyaman dan mata menuju ke arah depan bukan lagi mengamati stang dan roda sepeda, maka dapat dilanjukan ke latihan berikutnya
    Pada tahap ini, setidaknya pemula perlu membiasakan diri mendorong sepeda bolak balik, minimal 5x dengan jarak masing-masing sekitar 10~20 meter. Mata tidak lagi melihat setang dan roda depan ketika mendorong sepedanya.
  • yang diperlukan:
    - Sepeda nyaman bagi pemula. Ketika duduk di sadel, kaki pengendara masih bisa menyentuh di tanah.
    - Pedal dilepas agar tidak menganggu kegiatan berjalan dengan sepeda.

B. Merasakan Keseimbangan dan Menjaganya

  1. Meluncur terkendali.
    Pada tahap ini pemula berlatih meluncur dengan sepeda beberapa kali dari permukaan yang sedikit tinggi dan meluncur terkendali ke tempat yang lebih rendah. 
  2. Menjaga Kesimbangan.
    Setelah beberapa kali meluncur dari bukit landai, pengendara pemula secara reflex mulai mengangkat kedua kakinya dan tidak menyentuh tanah 2 ~ 3 detik serta membiarkan sepedanya meluncur seimbang. Jika pemula sudah mencapai hal itu, maka bisa dilanjutkan belajar mengayuh sepeda dengan pedal.
  • yang diperlukan:
    - Pedal dilepas agar tidak menggangu kegiatan meluncur dengan sepeda.
    - Lapangan rumput dan memiliki kemiringan sangat landai tapi cukup membuat sepeda meluncur.
    - Memakai helm sepeda.

C. Mengayuh dan Mengendarai Sepeda

  1. Belajar mengayuh pertama kali. Umumnya pemula agak canggung dan kesulitan mengayuh, karena belum menyadari perlu tenaga untuk memberikan dorongkan sepeda yang telah memiliki beban tambahan dari tubuh pengendara sendiri, oleh sebab itu di tahap awal belajar mengayuh masih perlu 2 atau 3 kali meluncur dari bukit dan selanjutnya berlatih mengayuh di tanah datar dan rata. Serta dibantu teman/pelatih  untuk mendorong sepeda dari belakang. 2 ~ 3 kali. Dengan bantuan mendorong, pemula akan menyadari bahwa kayuhan pertama memang perlu tenaga cukup agar sepeda dapat bergerak maju.
  2. Mengendalikan arah sepeda.
    Pemula di tahap ini, mampu mengendalikan arah sepeda dan mata pengendara sudah tidak lagi sering-sering mengamati setang sepeda melainkan tertuju ke depan atau pada arah yang diinginkan.
  • yang diperlukan:
    - Pedal dipasang kembali.
    - Lapangan rumput yang rata dan datar, tidak ada kemiringan ataupun kontur.
    - Memakai helm sepeda

Dari tahap-tahapan di atas terlihat bahwa tahap kedua (B) yaitu melatih menjaga kesimbangan sepeda ketika meluncur adalah kunci utama belajar sepeda. Kegagalan orang dewasa belajar sepeda adalah langsung ke tahap C (mengayuh sepeda) tentu hal ini sulit tercapai karena belum  pernah melewati tahap berlatih untuk merasakan dan mejaga keseimbangan sepeda!.

Tambahan

Latihan lebih lanjut, pemula mulai berlatih mengayuh tanpa duduk di sadel. Kemampuan ini diperlukan jika melewati permukaan jalan tidak rata, tanjakan dan mengendarai sepeda perlahan-lahan.

Pemula yang ingin bersepeda di jalan umum, diharapkan memperhatikan peraturan belalu-lintas sebelum memasuki jalur umum. Di beberapa negara memiliki peraturan yang berbeda demi keselamatan bersepeda. Sebagai contoh pada link berikut:
http://www.holland-cycling.com/tips-and-info/safety/traffic-rules-and-regulations-for-cyclists



Tautan yang berguna
Youtube
https://youtu.be/WP3DNPDKxOM
https://youtu.be/wqmzwVrkTU4
https://youtu.be/NIsDrtPTTd8

Web
http://www.bicycling.com/beginners/tips/how-to-learn-to-ride-a-bike-as-an-adult

Akhir

Saya senang dapat memberi pelatihan bersepeda kepada orang dewasa tidak dapat bersepeda sebelumnya sehingga mereka mampu bersepeda dalam waktu singkat.  Plus, memberi latihan pun diadakan dengan acara piknik dengan teman-teman kelas bahasa Polandia, FDS pada musim panas di Warsawa. Sehingga suasana latihan bersepeda menjadi lebih ceria.

Sekian dulu untuk mengenai tahap awal belajar sepeda pertama kali.
[Artikel ini terus diperbaharui]